Honda tiger dijaman-nya adalah genre sport Tertinggi yang diciptakan pabrikan Lokal, dengan body gede, serta kapasitas mesin tertinggi milik honda yaitu 2oocc, tiger bisa dibilang seperti MT25, naked sport yang diposisikan sebagai flagship, mesin-nya masih menggunakan basis mesin GL yang legendaris.
Seiring perkembangan jaman Tiger pun dipensiunkan oleh pabrikan Honda pada tahun 2012, tapi tentu saja masih banyak pecinta Honda tiger yang inginkan Tiger di-reborn sesuai keinginan pasar, beberapa motor yang hadirpun selalu dikait-kaitkan sebagai pengganti Tiger, mulai CB 190 yang hadir di china, sampai CB 250 twister yang berdarah brasil.
Melihat kondisi market di Indonesia saat ini, Bisa dipastikan Klan Tiger memang akan dipunahkan oleh pabrikan, sama seperti Klan Scorpio yang menjadi kompetitor abadi-nya dari pabrikan garpu tala!!
Pabrikan otomotif lebih tertarik saat ini konsentrasi di pasar sport 150cc, yang semakin besar dan melebar, semua segment sepertinya akan dimasukin, fairing, sport touring, trail dll
Honda saat ini sudah memiliki CB150, jadi positioning new Tiger ini akan sangat bias, jika diposisikan diatas CB150, tentu gak akan nyambung karena baik CB 190 dan CB 250 twister masih SOHC, dan berpendingin udara!! bukan-kah akan jadi inferior secara spesifikasi???!!
Jika diposisikan dibawah CB150 akan aneh juga, karena CB250 twister punya power yang jauh lebih besar dari CB 150, dan kapasitas mesin lebih besar!!
Selain itu saat ini pabrikan memiliki kecenderungan menamai produk-nya dengan nama Global, seperti klan CB, CBR, lalu ada MT, R series, hal ini tentu untuk menguatkan brand secara global, Think global act lokal, jadi tentu nama tiger tidak akan dipakai lagi!!
Lalu bagaimana dengan pecinta Honda Tiger? yang menginginkan Sport naked tangguh ber power dan torsi besar untuk kegiatan touring dan berkendara??
Menurut madev Honda kemungkinan besar akan masuk ke segment 250 cc naked bike, seperti MT-25, tapi sepertinya akan menggunakan mesin single silinder lungsuran dari CBR mono silinder, sehingga bisa menekan harga jual (under 40 jeti), bukankah dipasar ini masih kosong??dan hanya ditempati Kawasaki Z250sl?? yang kekurangan-nya dari dimensinya yang kurang gede!! dan tentu nama-nya tidak akan TIger tapi lebih cenderung menggunakan nama Honda CB 250 streetfire, gimana masuk ngak?? hehehehe
- Gojek, Grab, dan Gugurnya Karya Anak Bangsa
- Life In Jakarta, berkunjung ke Toko Buku terbesar di indo dan cafe cozzy di Matraman
- GridOto Award 2024: Yamaha Dominasi Penghargaan dengan Pencapaian Spektakuler
- Yamaha NMAX “TURBO” TechMAX: Bukti Skutik Premium Terbaik di Kelasnya
- Harmoni Klasik dan Modern: Yamaha XSR 155
- Kado Akhir Tahun Istimewa, Yamaha Serahkan NMAX “TURBO” untuk Pemenang Yamaha Day Competition di Bandung
- Yamaha STSJ Gelar Synergy Ride 2024, Perkuat Kolaborasi dengan Komunitas Motor
- Yamaha STSJ: 50 Tahun Berbagi, Menginspirasi Negeri
- Menpora Dito Ariotedjo dan Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo Apresiasi Aldi Satya Mahendra sebagai Juara Dunia Bersama Yamaha Indonesia
- Aldi Satya Mahendra Naik Kelas, Siap Bertempur di World Supersport 2025 Bersama Yamaha
- Promo Akhir Bulan Yamaha STSJ: Diskon Besar, Hadiah Eksklusif, dan Motor Impian Jadi Lebih Dekat
- Fazzio Hybrid Ajak Gen Z Tampil Lebih Skena dan Auto Worth It di Fazzio Day!
- Semakin Di Depan: XMAX Connected Terbaru Hadir dengan Sentuhan Sporty dan Warna Elegan
- Yamaha Meluncurkan Varian dan Warna Terbaru Fazzio Hybrid Series, Skutik Favorit Gen Z yang Auto Worth It
- Journalist Max Community (JMC) Touring Lagi & Meriahkan Gelaran MAXi Yamaha Day Bandung 2024
- Apresiasi Para Pengguna MAXi, Yamaha Ajak Konsumen Touring Spesial ke Karimunjawa
- Upgrade Motormu dengan Paket Hemat Yamaha, Dijamin Nggak Nyesel!
- Kolaborasi Unik: Yamaha dan Peau Jeune Hadirkan Paket Lengkap untuk Gaya Hidup Modern
- NMAX Tour Boemi Nusantara: Jelajahi Wisata Sejarah Kota Bengkulu Hingga Wisata Kuliner di Kota Tertua di Indonesia
- MERDEKA Bareng Yamaha: Raih GEAR 125 dan Nikmati Kebebasanmu!



sungguh tega kalo AHM gk keluarkan Tiger, ingat para club tiger di Indonesia sudah lama dan banyak dan telah menjadi loyalis Honda sejati… jika gak dianggap, seperti air susu dibalas air comberan hehe… cmiiw… dan kalo pun nanti ada varian naked 250cc, daripada diberi nama CB250, mending diberi nama New Tiger?? soalnya kenapa… lihat penamaan naked 150cc dgn nama CB kurang familiar di masyarakat… di Indonesia penamaan yg lebih jelas dan bukan singkatan-singkatan, lebih laku,contoh verza… yamaha juga Vixion lebih laku dari R15.. imho ya hehe
LikeLike
jaman berubah, sayang sih tapi mau bagaimana lagi, jaman hanphone qwerty sudah punah sekarang jamannya touchscreen hehehehehe
LikeLike
hiks hiks, padahal hp qwerty ngetiknya gk typo ya wkwkwkw
LikeLike
nah…. hehehe
LikeLike
wkwkwkw
numpang jemur :
LikeLike
air susu balas air tuba,, yah akang liat aja pemilik CBR 150 CBU dibuat sakit hati dengan CBR lokal, bahkan yg terlanjur beli CBRCBU yg sudah didiskon pun pasti ada sakit nya dikit2,,hehehe.. AHM gtu lohh
LikeLike
hiks hiks
LikeLike
Teganya…
LikeLike
http://bakulkangkungjpr1.com/2015/10/11/2015-motul-grand-prix-of-japan-race-result-pedrosa-fantastic/
LikeLike
semoga nama tiger tetap di pakai..apapun bentuk mesin nya nanti.
LikeLike
semoga
LikeLike
Eman banget.. Padahal untuk masalah loyalitas tiger lovers tak perlu diragukan lagi loh
LikeLike
bener banget dilema juga
LikeLike
Makane… Seharusnya tetep major facelift.. Kasihan para pecintanya
LikeLike
Masuk
LikeLike
Bagaimana kalau tiger menggunakan mesin CBR250 1 silinder & CB250R menggunakan mesin yg 2 silinder?
Numpang sharing aplikasi android untuk merawat motor matic di Google play Gan
https://play.google.com/store/apps/details?id=rifel.appliction.servisberkalamotormatic
LikeLike
smakin banyak pilihan
LikeLike
Akhirnya konsumen yg di untungkan.
LikeLike
Konsumen untung, pabrikan buntung 😀
LikeLike
GL series diganti CB series… Ganti nama juga… Jadi Tagor…
Pedrosa Menguasai di Motegi: http://wp.me/p1eQhG-1p3
LikeLike
masuk akal juga kl jadi CB250, di Jepang jg udah ada ya om kyknya, klan CB jg banyak, unicorn, twister, CBF dll
http://riderview.org/2015/10/11/ken-block-pembalap-pebisnis-yang-hebat/
LikeLike
betul pabrikan sekarang mulai menyatukan nama untuk produk-produk-nya, apalagi yang produksi global
LikeLike
di stop thaun 2012, kira2 10-20 tahun kedepan akan jadi tren motor legendaris kah tiger ini ?hihihi , salam kenal om devan
http://bensin77.blogspot.com/2015/10/penjualan-motor-yamaha-september-meningkat.html
LikeLike
bisaa jadi…
salam kenal juga gan
LikeLike
Yap, semestinya selain brojolin MT25 2Cyl, YIMM buat sport 250cc 1 Cyll untuk mengisi tempat yg ditinggalin Scorpio dan Tiger … Namanya bisa aja MT-S25. Bandrol di kisaran 29-30 jt …
LikeLike
dan sampe sekarang saya masih setia dengan si meong 2000,, kenyamanan ridingnya belum ada yang ngalahin,”menurut saya”.
LikeLike
mantep.. joss
LikeLike
Tiger pertama mbrojol tahun 1996 kalo gak salah ane ambil 1 warna hijau, Sayang 2 tahun kemudian digondol maling !!!
LikeLike
jaman sudah berubah, generasi sudah berubah juga,
tiger bukan lagi motor idaman ,
serba tanggung buat new tiger juga kalu dikerluarken,
tiger mesti naek kasta lagi akan bisa kembali eksis,
minimal 250 cc dan mesin lebih baek, kalu ngak yach wassalam
LikeLike
gampang itu mah …di luar kan namanya CB250 Twister ….di indo namanya CB250 Tiger ….no problem at all
LikeLike
ide bagus… heheehe
LikeLike
Baru aja move on,, eh brojol All New Tiger. CLBK deh (Cinta Lama Belum Kelar)…:p
LikeLiked by 1 person
hahahaa
LikeLike
pake msin NCB150 SF, boreup 200cc, kasih nama cb200 Tiger. Beres dah. Klo cuma bore up, maenin ecu sih, pabrikan gak kesulitan..wekeke..ini ngawur.
LikeLike
Tiger kadang rewel tapi ngangenin…track luar kota maknyusss…
LikeLike
Soal nama menurut ane sih hal gampang bro, bisa aja disisipkan di belakang kode CBxxx, contoh, “CB250F TIGER”, jadi kayak motor2 di luar spti CB600F Hornet, rider disanah juga sebut nama belakangnya saja, “Hornet” misal nya, saat mereka membahas motor tersebut..
Untuk DOHC atau SOHC mnurut ane ga akan terlalu banyak yg permasalahkan, karena skrg toh org2 byk sudah bisa liat bukti nya kalau mesin DOHC pun belum tentu unggul dari SOHC (kasus CB vs Vixi, P200NS pun bisa makjoss power nya kan).. IMHO
Klo menurutku sih, gpp mesin SOHC 200 atau 250 cc, jadi dengan mesin yg notabene lebih “murah” di banding DOHC, harga bisa lebih OK dan bisa menciptakan segmen sendiri, misal di kisaran 35jt, tapi dengan syarat silinder jomblo.. dengan silinder jomblo justru biasa nya torsi lebih maknyus kan daripada yg twin… jadi feel khas street fighter/tourer nya malah dapet..
dan juga dengan mesin single SOHC malah lebih mudah dan mgkn bs lbh mudah maintenance nya dibanding yg DOHC twin.. Irit nya pun mgkn masih lebih bisa dapet,, karena ingat sekali lagi, Tiger bukan motor spek balap walau performa tetap makjann dan penggunaannya pun pasti lebih untuk harian dan touring dibanding untuk trek2an… dengan mesin yg mgkn lbh sederhana pun org2 bisa lebih merasa aman saat jalan jauh ke t4 yg agag terpentjil karena bengkel2 umum mungkin masih bisa layani andai ada apa2 di jalan…
yah semua cuma IMHO, tapi semoga didengar petinggi2 dsana,,hihii
wahduh maap jadi kepanjangan Bro Madev 😀
LikeLike
hahahaha gak msalah silahkan bro coment yg panjang2
sya stuju, cuma perlu dikalkulasi demand pasar, bagaimana, apakah msh ada peluang disana, atw jangan2 pasar ini da naik kelas ke 250….
LikeLike
Sambil nunggu cb250 atau apapun namanya itu. Bisa ambil mt25 dulu. Toh desainnya gak neko-neko. Cocoklah buat ganti tiger.tinggal harganya aja. Bisa nggak kalo seharga tiger dulu. Hehehe
LikeLike