after sales dulu atau produk baru?!

Dalam penetrasi penjualan suatu brand, kadang2 brand mengalami dilema, apakah mengutamakan untuk menginvestasi pada layanan aftersales, atau lebih kepada pengembangan produk baru??

image

Idealnya memang kedua hal tersebut berjalan berdampingan dan saling mengisi, tapi kadang kondisi financial suatu pabrikan tidak memungkinkan, lalu apa yang harus dilakukan?

Jika memilih membangun layanan after sales yang bagus terlebih dahulu, diharapkan konsumen akan menjadi loyal dan ini tentu meningkatkan image brand tersebut bagi calon pembeli, yang nantinya tidak akan khawatir jika mau membeli produk tersebut, sering karena buruknya layanan aftersales maka konsumen mengalihkan pilihannya kepada produk dari kompetitor, apalagi di Indonesia layanan aftersales menjadi salah satu point utama dalam melakukan pembelian.

Sedangkan bagi mereka yang lebih setuju untuk pengembangan produk baru dulu, beralasan karena suatu brand butuh profit untuk menjalankan usaha serta untuk pengembangan, dan produk baru yang menarik serta strategi marketing yang apik lebih cepat meningkatkan penjualan dan profit, sambil menyisihkan sekian persen untuk pengembangan aftersales.

image

lagipula brand bisa menyisiati dengan membuat produk yang lebih tangguh, sehingga konsumen ada toleransi.

tidak mengherankan secara built quality suzuki maupun kawasaki, yang aftersalesnya msh jauh dibawah honda, punya quality yang relatif lebih baik!!

So… bagaimana menurut friends?monggo share komentarnya!

About mariodevan

Makhluk terlanjur ganteng hehehehe, kelahiran manado, dan besar di surabaya, menyebut profesinya sebagai digital entrepreneurship (biar keren hihihi) | Menyukai semua yang berbau Otomotif dan juga suka belajar ilmu Marketing! | Bloger yang konsen menulis mengenai Motor, mobil, Analisis marketing otomotif, Sport dan semua yang dekat di sekitar. |Ingin mengHubungi penulis bisa di mariodevan@gmail.com, 085648012040 (whatsapp) | Social Media official | twitter : @mario_devan | FB page : https://www.facebook.com/mariodevanblog | Instagram : mariodevan
This entry was posted in Marketing, Motor. Bookmark the permalink.

2 Responses to after sales dulu atau produk baru?!

  1. Thantanoz says:

    Produk dulu bro.. kalo produk jelek percuma after sales bagus juga..
    Misalnya.. ga ada orang kurang kerjaan mau ngepress velg tiap bulan walaupun tiap press velg dilayani dengan baik..
    Setelah produk bagus.. dengan sendirinya jumlah dealer akan bertambah.. Sama juga dengan produk jelek dengan sendirinya jualan turun dan jumlah dealer berkurang..
    Jika jumlah dealer banyak.. aftersales jauh lebih gampang untuk diperbaiki karena konsumen jauh lebih mudah untuk service..

    Like

  2. kudo78dk says:

    “Untungnya” bagi pembeli merk non populis….. Lbh bandel
    http://78deka.com/2015/03/19/kenapa-demam-r25-nggak-kronis-pandangan-deka/

    Like

Coment gratis :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s