Suatu keputusan bisnis atau bahasa kerennya DECISIONS, merupakan bagian penting dalam perjalanan bisnis, yang bukan saja mampu merubah nasib suatu perusahaan tapi juga dalam beberapa kasus mampu merubah “habit” masyarakat!
Sebagai contoh, suatu keputusan bisnis dewan komisaris Apple yang pada tahun 1996 terseok-seok, untuk membawa steve jobs kembali sebagai CEO telah menjadi titik balik dari perusahaan ini, kita tahu sekarang Apple merupakan salah satu perusahaan gadget terbaik di dunia yang bahkan hanya menjual produknya dengan 2 warna, black or white!
Berikut saya coba sajikan 3 keputusan bisnis di dunia Otomotif yang mampu menjadi sejarah yang membanggakan.
DECISIONS 1
Keputusan Honda yang masuk ke Indonesia dengan Motor 4 tak bebeknya honda c70, pada saat itu keputusan honda merupakan keputusan yang tidak umum, karena jenis mesin yang lagi trend saat itu adalah mesin 2tak, tapi honda saat itu melihat visi yang jauh ke depan, masyarakat membutuhkan sepeda motor untuk perempuan, irit bensin dan dapat dipakai dengan mobilitas tinggi, tidak heran kalo jaman dulu motor bebek honda disebut motor cewek, dan motor sport disebut motor laki 😀 seiring berkembangnya jaman-motor bebek menjadi pilihan utama para biker-tua,muda, laki2 maupun perempuan-sebelum digeser oleh matic

Seperti kita ketahui sejarah selanjutnya dengan motor bebek 4 tak ini Honda berhasil menjadi pabrikan motor no 1, bahkan di era tahun 90an- 2000an mesin cub 100ccnya tetap laris manis-walau model dan teknologinya tidak ada perubahan yang berarti!! dan semua motor bebek, apapun mereknya selalu disebut dng kata Honda 
Keputusan honda saat itu mampu mempengaruhi perjalanan bisnis sampai detik ini, karena sampai detik ini pun Honda masih identik dengan sebutan IRIT, tidak dapat dibayangkan apa jadinya Honda tanpa motor bebeknya hehehe
DECISIONS 2
Keputusan Yamaha yang mengeluarkan motor Mio, menjadi keputusan fenomenal ke dua, karena keputusan ini mampu membuat penjualan Yamaha meroket menjadi 10 kali lipat, dan bahkan sempat membuat Honda ketar-ketir, walaupun ada keputusan2 fenomenal selanjutnya seperti kemunculan jupiter MX, dan Yamaha Vixion (yang bisa disebut juga sangat fenomenal dimasa itu) yang membuat Brand Image Yamaha menanjak, mengacak2 dominasi honda yang minim inovasi saat itu.
Keputusan ini menjadi titik balik dari kinerja Yamaha, yang selama di Indonesia terasa kurang mendapat respon bahkan hanya berdiri di posisi ketiga dibawah honda dan suzuki, keputusan dibalik Mio ini juga sungguh dramatis, beberapa bulan sebelum dilaunching dan diperkenalkan, kehadirannya sempat di tunda, karena dirasa belum matangnya konsep yang diberikan, dan sempat dilakukan riset pasar kembali untuk promosinya, dan didapatlah tagline yang menghebohkan itu Mio “wanita jangan mau ketinggalan” dan berbagai kegiatan promosi yang menyasar segment anak muda

Pada awal-awal diluncurkan Mio kurang mendapat perhatian bahkan Honda seperti mencibir kerja Yamaha, tapi seiring waktu, semakin banyaknya orang yang merasa nyaman dengan matic mampu meledakkan penjualan Mio.
Sayang kesuksesan yang datang begitu cepat, membuat penyakit yang sering mengubur perusahaan2 besar yaitu syndrom arogansi, membuat mereka terlena dan cepat puas dengan apa yang dicapai, sehingga kehilangan kecepatan Inovasi, yup inovasi tanpa kecepatan dan ketepatan decision, akan terasa hambar!! dan satu lagi yamaha telat mengubur produknya sendiri, tetapi membiarkan kompetitor mengubur Mio dan g bisa bangun2 😀
DECISIONS 3
Keputusan Kawasaki menelorkan Ninja 250 pada tahun 2008, keputusan kawasaki saat ini yang bermain di sektor motor premium membuahkan hasil manis, setelah terkapar dengan bebek2nya yang kalah bersaing dengan kompetitor, Kawasaki menelorkan keputusan yang fenomenal dengan mengeluarkan produk premiumnya yaitu Ninja 250, berdampingan dengan versi 150ccnya yang masih laris manis, dikala pabrikan lain masih sibuk dengan urusan motor low price mereka, kawasaki mampu melihat celah yang ditingalkan dan menggarap celah itu dengan sengat baik.
Honda sempat ingin menjegal kedigdayaan Ninja dengan CBR, tapi sepertinya pasar Ninja sudah terbentuk dan memiliki konsumen fanatik tersendiri.

Keputusan ini akan semakin fenomenal melihat perkembangan ekonomi di Indonesia, dengan semakin membaiknya ekonomi, dan meledaknya kelas menengah yang memiliki pendapatan 5 juta (3000) membuat pangsa pasar Ninja 250 semakin besar, dan ini tidak disia-siakan oleh pabrikan kawasaki untuk serius di bisnis premium bike, dengan memasarkan moge-moge yang lain.
Demikan analisa dari saya, monggo jika ada yang mau menambahkan sebagai Lesson learning bagi kita semua, semoga berguna
Recent post