Ada yang menarik di acara press conference launching Yamaha Mio Z di Sutos surabaya yang madev ikuti beberapa saat lalu!
Selain awak media, portal berita online dan blogger, tampak hadir juga komunitas Honda beat yang notabene adalah kompetitor Yamaha Mio!
Yamaha sepertinya ingin juga merangkul komunitas kompetitornya, dan memperkenalkan keunggulan Mio Z ke mereka, dengan harapan mereka juga bisa menjadi viral bagi komunitasnya bahwa Mio juga memiliki keunggulan yang cukup valuable dibanding beat!
Sayang madev kelupaan mewawancarai mereka, bagaimana pendapat mereka setelah melihat presentasi mengenai Mio, apakah tertarik, atau malah mengangap beat lebih superior??
Sayangnya justru komunitas Mio tidak diundang, lucu juga menurut madev, karena harusnya komunitas Mio juga turut serta diajak karena persentase konsumen loyal untuk melakukan pembelian kembali itu sangat tinggi!
Kalo saran madev sih yang diundang lebih baik petinggi2 komunitas baik kompetitor maupun komunitas sendiri, baik sport, matic maupun bebek, agar viralnya smakin kuat, digoody bag dibagikan cenderamata kecil macam gantungan kunci dan brosur yang banyak buat dibagikan ke anggota komunitas yang lain… Joss kan, low budget high impact hahaahha
Monggo komentarnya.
- Gojek, Grab, dan Gugurnya Karya Anak Bangsa
- Life In Jakarta, berkunjung ke Toko Buku terbesar di indo dan cafe cozzy di Matraman
- GridOto Award 2024: Yamaha Dominasi Penghargaan dengan Pencapaian Spektakuler
- Yamaha NMAX “TURBO” TechMAX: Bukti Skutik Premium Terbaik di Kelasnya
- Harmoni Klasik dan Modern: Yamaha XSR 155
- Kado Akhir Tahun Istimewa, Yamaha Serahkan NMAX “TURBO” untuk Pemenang Yamaha Day Competition di Bandung
- Yamaha STSJ Gelar Synergy Ride 2024, Perkuat Kolaborasi dengan Komunitas Motor
- Yamaha STSJ: 50 Tahun Berbagi, Menginspirasi Negeri
- Menpora Dito Ariotedjo dan Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo Apresiasi Aldi Satya Mahendra sebagai Juara Dunia Bersama Yamaha Indonesia
- Aldi Satya Mahendra Naik Kelas, Siap Bertempur di World Supersport 2025 Bersama Yamaha
- Promo Akhir Bulan Yamaha STSJ: Diskon Besar, Hadiah Eksklusif, dan Motor Impian Jadi Lebih Dekat
- Fazzio Hybrid Ajak Gen Z Tampil Lebih Skena dan Auto Worth It di Fazzio Day!
- Semakin Di Depan: XMAX Connected Terbaru Hadir dengan Sentuhan Sporty dan Warna Elegan
- Yamaha Meluncurkan Varian dan Warna Terbaru Fazzio Hybrid Series, Skutik Favorit Gen Z yang Auto Worth It
- Journalist Max Community (JMC) Touring Lagi & Meriahkan Gelaran MAXi Yamaha Day Bandung 2024
- Apresiasi Para Pengguna MAXi, Yamaha Ajak Konsumen Touring Spesial ke Karimunjawa
- Upgrade Motormu dengan Paket Hemat Yamaha, Dijamin Nggak Nyesel!
- Kolaborasi Unik: Yamaha dan Peau Jeune Hadirkan Paket Lengkap untuk Gaya Hidup Modern
- NMAX Tour Boemi Nusantara: Jelajahi Wisata Sejarah Kota Bengkulu Hingga Wisata Kuliner di Kota Tertua di Indonesia
- MERDEKA Bareng Yamaha: Raih GEAR 125 dan Nikmati Kebebasanmu!


salah strategi dan salah kaprah… kominitas disegmen low end gini gk banyak ngaruh… berapa persen sih jumlah komunitas dibnnding jumlah totl penjualan motornya?
beda dgn kelas ayago maupun semprot yg sangat berasa efek komunitas terhadap penjualan… bahkan bisa dibilang penjualan ditopang oleh komunitas itu sendiri
LikeLike
woow pertamax kah
LikeLike
sebelumnya saya sudah komen pada artikel perlakuan pabrikan yamaha ke komunitasnya ….saya bilang kalo komunitas honda minta dana sponsor ke yimm malah kemungkinan besar di kasih hehehehe ….menurut gua strategy yamaha itu mudah terbaca hehehe
LikeLike
Mungkin karena efek event komunitas kemarin, .. Honda nyeponsori acara yamaha
LikeLike
Wah gantian hahahhaha
https://macantua.com/2016/05/14/lampu-mundur-jadi-rem-lagi/
LikeLike
Fbh dpt amplop
LikeLike
Ya ……
Salah strategi salah kaprah
Pada komunitas motor low end, perbandingan kontribusi antara konsumen yang ikut dalam komunitas dibanding konsumen biasa justru sangat kecil secara persentase. Kalau dari segi efektifitas rendah. Bandingan dengan presentase jumlah konsumen yg bergabung dalam komunitas pada segment yang niche dan premium (misal sport 150 atau 250cc)
Hal yang lebih penting justru komunitas sendiri, dimana pada komunitas motor low segment lebih mudah tersinggung tersakiti perasaannya, walaupun mereka tidak semilitan komunitas motor yang high segment. Jadi treatmentnya khusus…jangan main main dengan mengistimewakan komunitas kompetitor.
Asal tau aja…jangan sampai strateginya dipenuhi emosi balas dendam. Habis kompetitor melakukan movement dengan merangkul komunitas motor Y. Terus Y emosi balas copy paste gunakan strategi yang sama pada kondisi yang “sebenarnya benar benar beda”. Ya sudah gag sesuai lagi khan.
H melakukan strategi tersebut sudah penuh perhitungan. Pada segment yang tepat (dimulai dari segment komunitas militan sport), mengenal benar community insight nya dan dilakukan pada kondisi intern yang sudah firm. Yaitu dilakukan saat memiliki keunggulan kekuatan Brand, product value dan services excellences yang diyakini lebih dari kompetitornya. Sehingga komunitas kompetitor yang pro product dan brand kompetitor dibuka lebar lebar matanya dengan terlebih dahulu menyentuh hatinya. (Boleh juga disentuh lebih dahulu perutnya, dari perut masuk ke hati. Wk k k k).
Kalau kondisi tersebut tidak dipenuhi…yang terjadi justru komunitas kompetitor yang datang akan mencibir dan melihat bahwa produk yang mereka puja saat ini justru lebih baik dan bisa ditebak selanjutnya rumour akan meluas dalam komunitas mereka dan menyebar lagi antar segment level komunitas hingga akan meruntuhkan image yg hendak dibangun di kemudian hari bahkan pada segment produk motor yang lain terutama segment premium. Satu perencanaan pembangunan gedung hancur karena salah meletakkan fondasi.
Maksut hati mengundang komunitas kompetitor untuk membelot (sebagai reaksi dan langkah balasan) Namun karena salah pengejawantahannya………bisa bisa jadi image jelek dan cibiran terhadap kelemahan produk yg dilaunching akan tersebar dan menjadi keyakinan baru di komunitas komunitas kompetitor.
Saya gak habis pikir. Seharusnya dalam meng-copy strategi lawan haruslah me-reconcept, susun dengan benar, analisa, rancang ulang dan sesuaikan dengan kondisinya dahulu disertai dengan pemikiran yang bijak dan seksama sebagai mana seharusnya diputuskan sebagai seorang professional marketing. Sebaliknya yang dilakukan justru seperti asal jalan copy paste doank. Sangat disayangkan ini. Parahnya lagi komunitas merk sendiri dianak tirikan.
Jelas jelas kesalahan konsep berfikir…. terlalu “text book” mungkin ya.
Btw….kok bisa terjadi ya???
LikeLiked by 2 people
ajibbb juragan satu ini komennya panjang bener hehe…
LikeLike
wah gantian nih hehehe..
LikeLike
Pingback: Komentar Mr. Wiyanto Sudjono, di artikel Komunitas Beat di launching Mio Z!! | mario devan Blog's
Salah strategi dan salah kaprah
Hmmm, gak tau untuk yamaha…
Tapi saya sedikit berpendapat dengan komunitas tersebut, kebetulan kenal banget yg datang itu.
Gak ada sikap yg aneh2 atau menjatuhkan, mereka malahan terima kasih sudah diundang, namun mereka gak enak juga kok komunitas mio yg juga dekat sama mereka gak diundang.
Ini hasil diskusi saat ketemu mereka lagi di event lain, malahan mereka menginformasikan sama teman komunitas yamaha yg dekat sama mereka keunggulan mio z, yg mereka dapat saat dikasi press rilisnya lengkap sama harganya.
Hehehe….dunia komunitas gak sejelek yg dikira, persaudaraan komunitas lebih dari apapun kang
LikeLiked by 1 person
oh jadi komunitas mio memaklumi yimm yah , tidak kecewa yah ngak di undang …gitu yah ? hehehehe
LikeLike