Strategi Honda ini bikin kompetitor susah berkembang!!

promo-hebatartadiskinsight-banner-promo-fix

Honda sebagai pemimpin pasar saat ini menguasai hampir 80% market share! Honda memang bukanlah pabrikan yang suka membuka pasar saat ini, Honda lebih menyukai cara wait and see, melihat pabrikan lain, dalam hal ini Yamaha membuka market baru, yang tentu saja membutuhkan effort yang sangat besar, setelah market mulai menerima, dengan kekuatan penuh masuk dan menawarkan produk yang lebih value! dan merebut market.

All New Honda Beat 2017

seperti yang dijabarkan Mr. Wiyanto Sudjono dalam perbincangan hangat diartikel sebelumnya.

Wiyanto Sudjono says:

15 December 2016 at 8:53 am (Edit)

 

Dalam hal ini setuju.

H kebanyakan wait n see, saat kompetitornya berusaha membuka market baru (tentunya dgn effort dan biaya yang memiliki kontribusi cukup besar dan membebani), ketika saatnya hampir “panen” tiba…. produk H akan masuk dgn massive.

H tau akan kekuatannya sendiri dan kelemahan akut yang menempel pada kompetitornya ini.

Liked by 1 person

Memperlemah musuh tidak harus dengan cara menggempur musuh.
Kadang cara terbaik adalah membiarkan tenaga dan fokus musuh terkuras berusaha mencari jalan menyelamatkan diri. Begitu mereka merasa menemukannya, mereka akan habis habisan disana…. Dan disaat mereka sudah terbuai oleh bayangan keberhasilan, inilah saat paling tepat untuk memasuki medan perang.

Mentalitas musuh dalam kondisi overconfidence.
Sisa sisa tenaga musuh sudah keropos, sudah banyak dihabiskan pada fase dan proses sebelumnya… research, rnd, buka pasar, marcom yg isinya edukasi market, pembelajaran, dan biaya terbesar pada trial n error (pada kondisi terjepit biasanya makin panic action yg pada akhirnya menjurus melakukan kebijakan dan langkah trial n error).
Pasar mulai matang, sebagian besar biaya dan fokus cukup dialokasikan pada pengembangan produk baru yang memenuhi keinginan mass market untuk meraih positioning terbaik. (Note: biasanya H cenderung pakai 2 siklus, sy pribadi menilai 1 siklus akan jauh lebih baik jika plan dan keakurasian dalam membaca customer insight dan minat market memiliki kemampuan yang superior.)
Proses menciptakan kondisi ini, dan membuat musuh terkepung / terdesak dengan tidak penuh, adalah kondisi yang sangat menguntungkan pihak kita. Biarkan musuh mencari jalan keluar dan berkreatifitas dengan sepenuhnya untuk menyelamatkan hidupnya, biarkan mereka berdaya upaya membayar biaya ini alih alih kita sendiri yang harus membayar ongkos ini. Dengan begitu musuh akan menjadi lemah dengan sendirinya dan kita diuntungkan dgn menghemat di spektrum biaya ini. Alokasi biaya bisa dibuat saat kita nantinya melakukan serangan masive saat “merebut” hasil karya mereka.

Dan tahun depan Honda sudah siap menerkam market Nmax! kabarnya malah semester pertama sudah launching tuh motor! serem….

So membuka pasar baru memang cukup penting untuk menambah pundi-pundi pemasukan, sekaligus memberikan sedikit nafas, karena biar bagaimanapun kompetitor setidaknya butuh waktu setahun buat masuk ke market tersebut, cara satu-satunya baik Yamaha, suzuki dan pabrikan apapun harus berani juga head to head! Yamaha jadi besar karena berani head to head motor bebek-nya jupiter dan vega, serta sportnya, sambil mengembangkan pasar baru di segment matic!

Yamaha harus berani lebih keras lagi berjuang untuk Mio-nya, dan bertarung dengan Vario (dalam hal ini sudah berani memunculkan aerox) karena di segment inilah pusat market share berada! angka 30 ribu lawan 150ribu itu angka yang sangat jauh! beat jauh terjual 5x lipat dari mio! harusnya segala upaya dan usahanya juga dikerahkan ke segment ini! tidak seperti sekarang yang terkesan justru menggenjot Nmax seorang!

mudah diucapkan tapi susah dilaksanakan hehehe,permainan strategi antara dua pabrikan, yang tentu selalu menarik untuk disimak, dan diambil pelajaran!! monggo share komentarnya friends

Jangan lupa add dan follow ya Social Media official | twitter : @mario_devan | FB page : https://www.facebook.com/mariodevanblog | Instagram : mariodevan 

Advertisements

About mariodevan

Makhluk terlanjur ganteng hehehehe, kelahiran manado, dan besar di surabaya, menyebut profesinya sebagai digital entrepreneurship (biar keren hihihi) | Menyukai semua yang berbau Otomotif dan juga suka belajar ilmu Marketing! | Bloger yang konsen menulis mengenai Motor, mobil, Analisis marketing otomotif, Sport dan semua yang dekat di sekitar. |Ingin mengHubungi penulis bisa di mariodevan@gmail.com, 085648012040 (whatsapp) | Social Media official | twitter : @mario_devan | FB page : https://www.facebook.com/mariodevanblog | Instagram : mariodevan
This entry was posted in Marketing, Motor and tagged . Bookmark the permalink.

59 Responses to Strategi Honda ini bikin kompetitor susah berkembang!!

  1. gilaroda2ga says:

    Kita tunggu 100℅ 😁

    Like

  2. agoey says:

    ditambah lagi doktrin selain merk H harganya harus lebih murah…. lah kalau gitu margin profit kompetitor jadi tipis.. dan susah buat membangun jaringan after sales, mengembangkan produk, serta menutup anggaran lainnya… apa gak sesak napas kompetitornya… IMHO

    Like

    • mariodevan says:

      bnyak jalan mnuju roma, bisa juga cara dng efisiensi misal pekerjaan 2hari dikerjakan sehari, pekerjaan 10org dikerjakan 8orang, blum lgi dng kreatifitaa2 yg bisa dilakukan, budget event kecil tpi maksimal….
      hal2 inilah yg dimiliki Yamaha dulunya

      Like

  3. Jomblo Ati says:

    Memang Master Marketing yang satu ini selalu Joss kalau kasih komentar.

    Makanya selalu ditunggu tunggu komentar dari beliau ini. Ayo Mr. Wiyanto sering sering kasih komentar ya.

    Ngarep Mode On.

    Like

  4. yanto says:

    Bagaimana jadinya jika semua perusahaan hanya wait and see saja?

    Like

  5. SAS says:

    Kalau jeli kata kata beliau…intinya bukan pada wait n see. Itu mah bungkusnya aja.

    Liked by 1 person

  6. Wildan says:

    Saya kasian sama Astra Honda.. competitiveness di bisnis roda dua jadi jauh menurun ketika yamaha semakin timpang.. ibaratnya, udah gak ada adrenalinnya

    Bagi AHM, bahkan udah gak perlu RnD.. cukup jadi follower, kasih produk yg speknya mirip kompetitor, dan diluncurkan maksimal setahun setelah kompetitor, beriklan secukupnya..

    Niscaya separuh kue market sudah dipegang. Begitulah dahsyatnya brand sayap mengepak

    Like

  7. M16 says:

    enteng lah semua bagi Honda
    jaringan tersebar di mana2
    mindset konsumen sudah terlalu bagus untuk honda
    dan semua kesempatan dimana market yang gemuk bisa dimasuki yach masukin aja, toh kompetitor sudah berhasil membuat market tsb,,,seperti biasa.
    dengan sumber daya seperti sekarang sulit lah bagi Y, s, dan K bertarung head to head .
    when my stuff is successfull, You can easily copied everything!

    Like

  8. M16 says:

    ….and no wonder 4 tahun lagi semua mongtor dijalanan HOnda semua!

    Like

  9. Wildan says:

    Bro madev, coba deh bikin artikel grafik MS Yamaha 2010-2016.. turun terus loh, bahkan tahun ini yg terparah..

    Grafiknya nanti bakal mirip grafik MS Suzuki 2004-2011, terjun terus tanpa pernah sekalipun rebound.

    Like

  10. vyzex says:

    Salah satunya soal harga.
    Seperti ditulis bro devan pada artikel sebelumnya.
    Kecap no 2 kok ngasih harga di atas kecap no satu.

    Udah sulit cash, cicilan pun lebih mahal dibanding honda. Padahal harga awal sama.

    Kepedean? Atau emang otak nggak dipake?

    Like

  11. Paijo says:

    Kalo mo bangkit emang harus bisa ngerecokin beat, spacy, vario..
    Satu persatu harus direbut

    Like

  12. Har on says:

    Tapi klo menurut ane,imho lho ya….saya bukan fbh, Y harus bisa bikin motor yg senyaman h,bukan hanya 1 atau 3 tahunan. Tapi dah diatas 5 tahun msh enak di bawa(ex jupi 2007 sama grand 98 msh enak grand,atau mi0 sama beat sama tahunnya beda banget).bisa di bandingkan motor h sama u enakan mana?sehingga klo h wait n see, Y juga harus gitu,keunggulan h yg bisa di jiplak apa. Imho

    Like

  13. Supra 2002 ku awet rajet says:

    Head to head dan merubah pola kampanye. Jgn lagi konsumen H dibilang go8lok, bodoh dll. Juga kl ada product baru kompetitor jgn cm blg, “konsumen kita cerdas, product kita cerdas “. Hadeuh.

    Like

  14. kurher says:

    bagaimana kalo misalnya pcx yg impor thailand itu buat mancing nmax? biar strategi sebenarnya gak terbaca lawan. CMIIW

    Like

  15. kurher says:

    dari pemaparan artikel bro madev diatas. sy jadi teringat bagaimana awalnya ahm gak langsung lokalin cbr 150 namun import dulu dari thailand. untuk memancing kompetitor. dan yamaha pun terpancing dengan melokalkan r15 seketika cbr 150 terasa overprice dan baamm ahm punya rencana lain dengan melokalkan cbr plus model all new. dan hasilnya cbr pun bisa menumbangkan r15. barangkali ahm menerapkan strategi yg sama terhadap pcx lokal nantinya. koreksi bila sy salah.

    Like

  16. putra says:

    Ahm berhasil dengan pancing nya. Sebut saja PCX.

    Like

  17. gearbalap says:

    Strategi yang efektif tapi njelehi he hehe…

    Like

  18. Mayones Pedas says:

    ga cuma di roda 2, roda 4 juga ngeri coba gabungin market sharenya merk2 grup astra (Toyo, Dai, Izu, dlllllll )
    ga bisa bayangkan kalo honda mobil juga dipegang astra bisa sama nasibnya market roda 4 sama market roda 2
    kepengan tau rahasianya apa si Astra ini jadinya?? ngeriiii 😀

    Like

    • mariodevan says:

      yup astra juga slah stu koenci kemenangan honda ditnah air, tnpa astra rasany honda juga tdk akan mndpatkan pncapaian hebat ini, coba aja lihat negara asean lain.. honda tdk mndominasi bhkan yamaha bsa menang sperti vietnam dan malay

      Like

      • M16 says:

        betul itu, apa yang dilakukan astr* Hons benar2 sama apa yang dilakukan astr* toyot dan daihat, lihat saja bagaimana caranya mereka ‘menghabisi’ ertiga, padahal dari segi fitur, kenyamanan, dan value bagus R3 kemana2, dan R3 dengan segala keterbatasannya cuman bisa facelift..

        Like

      • SAS says:

        Vietnam dan Malay pasar kecil…bukan daya beli tak ada, akan tetapi lebih karena market pembeli motor kecil dibanding jumlah penduduk dan repeat buying lama banget…motor tahun 70an masih terawat. Penduduknya merawat barang dengan baik. Honda Ogah fokus di market beginian… kasih makan ke yang lain.

        Sebaliknya Indonesia, market luas…besar…banyak…dan menurut survei tiap rata rata 14 bulan konsumen ganti motor baru sudah gitu kebanyakan penduduknya mudah panas untuk konsumtif bila di beri iming iming iklan produk baru. Pasar yang bagus seperti ini Honda lebih fokus.

        Like

  19. motomazine says:

    Pemain strategi cantik?

    Like

  20. sony says:

    om madev kalo diluar indonesia apa kah honda sekuat kaya diindonesia pangsa pasarnya

    Like

    • mariodevan says:

      indo sya rasa yang paling kuat bsa mncapai 80%, diindia ama cina yang marketny juga besar tdk jdi pemimpin pasar dsna, karena brand lokal sangat kuat dsna, maslahny indo kn g punya brand lokal… justru brand lokalnya ya Honda lewat perusahaan lokal grup astra …

      Like

      • SAS says:

        Itu karena di Cina dan India pemerintah concern mendevelope brand lokal dgn subsidi dan banyak hal. Jangan di kerdilkan dgn pemikiran sempit proteksi thp brand asing aja loh ya. (Spt di Indonesia)

        Selain itu rakyat Cina dan India cukup cinta negara dan produk lokal mereka.

        Like

      • sony says:

        sayang sekali pemerintahnya gak concern buat support brand lokal,padahal kalo disupport mungkin bisa jadi nantinya tmbuh dan berkembang

        Like

  21. wilayah timur masih 50:50. inilah benteng pertahanan terakhir yamaha.

    Like

  22. andre says:

    Total Control <- dua kata yang seolah-olah mewakili strategi jitu H yang diungkapkan pak wiyanto. Jadi sejatinya bukan sekedar jargon motorsport H doang 😸

    Like

  23. Honda beat yang sekarang mirip hampir mirip banget sama vario . . Tapi keren . .
    Aku kira itu vario 😁

    Like

  24. Pingback: besarnya market motor di Indonesia, tapi kok produk baru sering tidak prioritas?? | mario devan Blog's

Coment gratis :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s