Analisis Product Mapping motorsport Honda Versus Yamaha by Mr. Wiyanto Sudjono!

Oke friends artikel kali ini madev dedikasikan buat Mr. Wiyanto Sudjono, komentator spesial di blog madev ini, yang komentar-komentarnya cukup dalam dalam membahas strategic strategi roda dua.

artikel ini bermula dari diskusi di artikel ini https://mariodevan.com/2015/02/12/analisis-pasar-sport-honda-vs-yamaha/

Product Mapping Sport Yamaha vs Honda

 

dan ini adalah penjelasan mengenai product Mapping tersebut

Akan masuk akal apabila CBR 150 sebagai produk yang berposisi stopping power untuk R15. Stoping power bukan berarti digunakan untuk head to head secara market share. Tapi lebih ke arah memotong link dari sales value power 2 produk kompetitor yang bersinergi secara penjualan. Yaitu NVL dan R15. Selain itu juga berfungsi untuk secure positioning pemetaan di sport emosional market kuadrant.

cute SPG Yamaha R15

cute SPG Yamaha R15

Akan masuk akal kenapa penjualan NVL susah dilawan oleh Cb150 untuk saat ini. Sebab NVL berada diposisi best mainstream. Posisi terbaik pada kuadrant ini.

Byson melempem karena kanibalisme NVL sekaligus karena interception Cb150, dimana sejak Cb150 masuk, byson jadi lumpuh dan semakin nanggung untuk bersaing dengan NMP di range level harga yang sama. Disini posisi Cb150 yg menurut banyak analisator r2 dianggap terlalu jadul justru sukses membantu meng “clear” kan posisi NMP dari byson. NMP aman, byson unclear positioning.

Dilain pihak tugas setahap demi setahap untuk menggerogoti market NVL tahap pertama telah dilakukan. Jika fitting ini telah kuat. NMP maupun byson secure di posisi masing masing…langkah selanjutnya adalah membuat Cb150 bergeser ke kanan untuk head to head open engagemend dgn NVL. Sejauh apa? Tentunya disini tugas intelejen untuk mengetahui sejauh apa NVL yang akan datang bergerak ke kanan. Cb150 harus ditepatkan di posisi NVL baru akan ditempatkan. Nah saat itu terjadi…tahap menggerogoti market NVL sudah ditahap matang dan baru mungkin terjadi jika posisi produk Yamaha lain di sekitar NVL sudah disecure oleh Honda. Gunting Market share akan terjadi dan jangan kaget bila tiba tiba terjadi pergantian market leader. Nah rupanya ini rencana jangka panjang AHM terbaca disini.

NMP sendiri bergerak di pasar yang makin lenggang dengan market size tendency yang makin mengecil.

Dan posisi Verza yang makin kiri menunjukkan fungtional base model semakin sukses dengan ditunjang harga yang kompetitif di market. Pasar yang biru dan empuk.

Honda Verza White Edition

Analisa yang mantep joss gandos…. 😀

monggo share komentarnya.

Advertisements

About mariodevan

Makhluk terlanjur ganteng hehehehe, kelahiran manado, dan besar di surabaya, menyebut profesinya sebagai digital entrepreneurship (biar keren hihihi) | Menyukai semua yang berbau Otomotif dan juga suka belajar ilmu Marketing! | Bloger yang konsen menulis mengenai Motor, mobil, Analisis marketing otomotif, Sport dan semua yang dekat di sekitar. |Ingin mengHubungi penulis bisa di mariodevan@gmail.com, 085648012040 (whatsapp) | Social Media official | twitter : @mario_devan | FB page : https://www.facebook.com/mariodevanblog | Instagram : mariodevan
This entry was posted in Marketing, Motor and tagged , , . Bookmark the permalink.

73 Responses to Analisis Product Mapping motorsport Honda Versus Yamaha by Mr. Wiyanto Sudjono!

  1. DOHC LOYO says:

    Ladalah dr dulu koar2 nge_kill sinchan kok gk kelar2

    Skrg muncul lg teori jangka panjang

    Bukanya honhon sm kambinger’s koar2 cuma butuh 3bulan buat kill sinchan

    Lha skrg cebong kok tenggelam mengenaskan

    Wkwkwkwkwkwkwkw

    Malah cbr ϑ¡ kill tanpa ampun sama r15 yg [m̲̅][a̲̅][u̲̅] gk [m̲̅][a̲̅][u̲̅] honhon bikin cbr kw10 aka cbr loakan yg hasilnya jg nihil

    NMP jg discontinue skrg gara2 makin nyungsepp tak berdaya

    Andelin verza??????bntr lg yamaha rilis sport murah lawan verza

    Malahan,honhon harus hati2 disegment metik lho bozzzz

    Mio m3,soulGT bntr lg,GT 125 new bntr lg,n-max non abs 3bulan lg.

    Itu bahaya laten buat honhon kalo gk [m̲̅][a̲̅][u̲̅] plant bantar gebang digadaikan

    Wkwkwkwkwkwkw

    Ngoahahahah

    Like

    • SAS says:

      Hehehe gak inget saat dulu koar koar mio adalah matic yang gag mungkin terkalahkan secara image dan penjualan. Nyatanya ama beat saja semua pasukan matic yamaha gag ada ape apanya.

      Gak inget dulu saat bilang jupiter z adalah bebek yang imagenya superior, terbangun puluhan tahun dan terbukti di arena balap, gag mungkin ada motor honda yang bisa nandingin, nyatanya keok secara market share ama blade. Bangun dari mimpi dunk race yang sesungguhnya adalah dipenjualan.

      Market share kepala 20an aja masih bisa ngomong besar dan tinggi githu…pantes aja tambah ndelozooor nih yamaha. Tuh salesnya aja di atas sini ngomongnya besar… Ini membuktikan sales goblok…eh sori kalau kata kata saya terlalu jelas, oke bahasa alusnya sales lemah analisa gak sadar diri karna sombong berani koar koar …itu yang bikin merk yamaha semakin ndelosor ya karena model orang orang macam ini banyak di tubuh perusahaan yamaha.

      Like

    • mariodevan says:

      percaya diri perlu, kepedean tapi bahaya juga….
      membuat kita dibutakan akan bahaya disekitar…
      paling bagus memang selalu merasa terancam…

      Like

      • Numpang lewat says:

        om mario numpang belajar dong…hehehehehe saya mengikuti diskusi yang tautannya diatas, tp cuma jadi silent rider aja hehehe… gini, kalo dari diskusi kemaren itu saya tangkap kekalahan yamaha dimetik selain dikarenakan kurangnya value produk itu sendiri tapi juga karena internal khususnya bagian marketing yang amburadul… apalagi sampe pada tahap delaer besar dan kecil, itu artinya lebih kesatu kesatuan unit management delaer yang tidak mendukung usaha penjualan yamaha.. pihak leasingpun tidak mensupport yamaha lagi.. Nah pertanyaannya, klo memang kerancuan itu ada pada marketing delaer besar dan kecil yang berimbas turunnya penjualan metik, kok tidak dengan sport? apakah efek itu lebih dirasakan pada range harga entry level aka 16 juta kebawah atw ada analisa lain? pertanyann kedua, apakah perusahaan sebesar yamaha tidak mampu mendeteksi adanya kerancuan marektingnya sendiri? apakah ini menandakan minimnya pengawasan dilevel bawahnya?? thanks.. maaf ya klo kepanjangan…hehehehe

        Like

  2. wise_n says:

    Artikel terbaik madev nih….. good job

    Like

  3. SAS says:

    Wah..
    Buat mr.Devan thank you ya akhirnya permintaan saya dikabulkan untuk dibikinkan bagan baru price product positioning dari komentar dan masukan mr.Wiyanto di diskusi artikel yang lalu bahkan lengkap dengan analisa beliau. Dengan begini diskusi bisa jalan lagi dengan lebih akurat nih.

    Nyeruput kopi pagi sambil mikir…..
    @wiyanto @bdt @madev @0=0 ayo sambung diskusi lagi

    Like

  4. SAS says:

    Sruput…saat menghabiskan teguk terakhir kopi saya….thiiiink tiba tiba terlintas pertanyaan yg menghantui…langkah dan proyeksi honda sudah dipaparkan dengan jelas oleh mr.Wiyanto kemarin. Lebih tepatnya pada type cb150, bagaimana dengan type honda yang lain?

    Apakah yamaha sudah tidak ada langkah untuk menghalangi langkah strategi honda yang superior ini? Apa jalan keluar untuk yamaha?

    Gara gara mikirin ini sampai letek kopi ikutan kesruput…

    Like

    • sa469 says:

      Hehe..baca komen sales tadi..jadi curious..kalo iya bener ngeluarin tandingan verza..bisa untuk menyambung nafas atau malah makin ndlosor ya??

      Like

      • mariodevan says:

        nah itu yang jadi pertanyaan, kalo bisa head to head secara langsung mungkin bisa, tapi melihat dari cara Yamaha, yang posisikan Byson dengan NMP, yang sebenarnya memiliki positioning berbeda, bisaa-bsa akan jadi blunder kedua bagi Yamaha

        Like

    • @SAS
      Menurut saya, H akan cenderung membuat barisan diversifikasi product sport di sepanjang kurve mainstream pada 4 quadrant yang tergambar diatas. Kurve mainstream ini terbentuk oleh market trends. Memang seringkali market trends bisa jadi dipengaruhi oleh pembuat trend setter.
      Hanya saja, sesaat kemudian siapa yang mampu fitting dan menguasai areal kurve mainstream adalah yang menjadi penguasa/market leader di positioning nya masing masing.
      H pastinya juga berusaha merebut posisi best mainstream yang saat ini diduduki oleh Y dengan NVL nya. Perlu dicatat posisi mainstream dan best mainstream selalu berubah mengikuti dimensi waktu karena pengaruh market trends. Nah yang dapat dilakukan adalah merebut next position best mainstream yang akan datang.

      Sedang Y harus lebih jeli melihat posisi posisi market mainstream yang akan datang, bukan sekedar berusaha selalu menciptakan trend.

      Segitu aja dulu, kalau dibahas terlalu panjang dan digali lagi lebih dalam juga kurang etis bagi pihak pihak yang berkepentingan. Bisa bisa tulisan ini mempengaruhi jalannya pertempuran yang akan terjadi.

      Like

      • SAS says:

        @wiyanto
        Aha saya jadi menangkap sesuatu yg penting disini. Maksud bapak seringkali yamaha masuk di di trend baru terlalu cepat saat pasar belum matang, saat pasar matang honda yang seringkali justru dapat memanfaatkan dengan baik. Historis yamaha dengan mio yang membuka pasar matic di indonesia tapi justru honda yang piawai memanennya.

        Seandainya saya dapat menangkap penjelasan anda sepenuhnya saya akan senang. Semisal kurve mainsteam yang mr.wiyanto jelaskan tadi dan best mainstream position saya kurang dapat menangkapnya. Terus terang ini ilmu baru bagi saya dan saya tidak tahu. Bisakah di gambarkan lebih jelas dan bagaimana pemakaiannya? Posisi seputar kurve yang akan diamankan honda saat pasar sudah mencapai mainstream begithu khan kira kiranya?

        Ah ini terpaksa minta bantuan @mario devan untuk kasih bagan gambar penjelas tambahan soal kurve mainstream yang mr.Wiyanto jelaskan. Saya terus terang masih bingung akan gambaran jelasnya dan masih ingin belajar lebih lanjut. Mohon bantuan gambarnya ya.

        Like

      • SAS says:

        Butuh diskusi dengan sobat yang lain juga , apakah dengan pasar kategori sport yang makin tumbuh honda akan masuk di pasar yang matang? Menguasainya lagi?
        @wiyanto
        @sa469
        @bdt
        @mario devan
        @0=0

        Like

  5. Erte says:

    Analisator???? Bwahahaha… Analis aja kali.

    Like

  6. tongsam says:

    analisanya kaya bro komeng ya…. tajem ya Mar…. josss tenan

    Like

  7. Liongs says:

    up2det.net/daftar-motor-sport-terlaris-150cc/2/

    Like

  8. gembul says:

    matrix juragan rondo

    Like

    • SAS says:

      Matriknya mungkin sama, hanya beda kualitas analisa dengan blog juragan rondo dengan blog ini itu jauh bagai bumi dan langit. He he he

      Like

  9. SSG (seamless shift gearbox) says:

    saya kurang tahu apa yang dipirkan dari para analis market yamaha.. tergesernya mio oleh beat berdampak di lengserkannya GM eko di yamaha. pertanyaanya apakah GM yg baru pak Maskur bisa mempertahankan NVL dan mengembalikan kejayaan Mio ???…

    Like

    • SAS says:

      Saya pesimis Bro.

      Like

      • mariodevan says:

        kalo dilihat dari promosinya justru Y skg terlihat sangat gak bergairah…
        sebagai contoh di jatim, honda mempromosikan launching beat dengan branding yang cukup luar biasa, di surabaya mendatangkan JKT48, malang raisa, kediri DJ una!! Honda benar-benar mengoptimalkan karena segment inilah tulang punggung penjualan, dan tentu saja market terbesar..

        tapi apa yang dilakukan pabrikan Y?? hanya launching terbatas berupa pameran sederhana, dengan mengoptimalkan hard selling….. dan sales door to door, ngundang blogger juga sudah tidak pernah, takut mungkin ya?? hihihihihi

        Like

  10. blade-in says:

    Makanya kubilang, YIMM cuma buang2 energi saja kalau tetap milih brojolin Byson injeksi ketimbang memilih opsi brojolin sport murah meriah buat lawan Verza…. karena Verzainilah bahaya laten yang setiap saat bisa menggerus ms sport Yamaha.

    Like

  11. O=O says:

    mari kita lanjutkan ngangsu kawruhnya didunia strategy market….
    sesuai dgn jabaran awal bro master @wiyanto, saya sependapat dengan langkah yg akan diambil H untuk penetrasi produk di kategori sport dgn jalan cenderung membuat barisan diversifikasi product sport.

    @SAS Utk case cbsfnya H sekarang, memang dri beberapa info sudah mulai menggeliat utk pecahan spyshoot & jika berkaca pada hasil market 2015 sudah bisa dikatakan berhasil menggenggam positioning produk market tp sifatnya belum sepenuhnya digenggam perfect 100% akan tetapi positioning securenya yg berjalan tepat sesuai yg diharapkan & bisa menguatkan positioning produk lain hingga semakin kuat

    Menurut pemahaman saya, utk strategy sport H utk tahun ini belumlah akan frontal utk langsung H2H dengan NVL yg notabene market leader di segmen ini so strategy yg akan dilakukan H selanjutnya akan lebih mengikuti jejak beat yaitu meruntuhkan imagenya dulu sebelum H2H secara langsung dan berusaha mengunci positioning produk dalam pergeseran kurva market, nah jika dalam pergeseran positioning produk sudah digenggam dengan aman barulah H2H langsung dgn value lebih akan dirilis shg peta persaingan akan bisa berubah secara cepat

    Nah, berhubung market leader masih berjaya dri sisi market, disinyalir akan tetap merefreshment minor saja untuk kelangsungan life cyclenya, klo dari kang madev sudah membocorkan baru develop mesin DOHC utk nvl untuk senjata pamungkas jika market sport H berhasil nempel ketat secara produk.
    Secara kasat mata memang strategy ini seperti sudah matang, akan tetapi disinilah sebenarnya PR besar Y dimulai untuk mempertahankan image yg sudah menancap tajam

    Like

    • mariodevan says:

      Menurut pemahaman saya, utk strategy sport H utk tahun ini belumlah akan frontal utk langsung H2H dengan NVL yg notabene market leader di segmen ini so strategy yg akan dilakukan H selanjutnya akan lebih mengikuti jejak beat yaitu meruntuhkan imagenya dulu sebelum H2H secara langsung dan berusaha mengunci positioning produk dalam pergeseran kurva market, nah jika dalam pergeseran positioning produk sudah digenggam dengan aman barulah H2H langsung dgn value lebih akan dirilis shg peta persaingan akan bisa berubah secara cepat

      Nah, berhubung market leader masih berjaya dri sisi market, disinyalir akan tetap merefreshment minor saja untuk kelangsungan life cyclenya, klo dari kang madev sudah membocorkan baru develop mesin DOHC utk nvl untuk senjata pamungkas jika market sport H berhasil nempel ketat secara produk.

      ini nie analisa jenius… bener banget..nah satu hal yang dilupa Yamaha, market trend sekarang mulai bergeser “lagi” ke mesin DOHC, jika diawal dari kaki-kaki biasa (old vixion) bergeser ke kaki-kaki gambot, double disc brake (NVL) Yamaha berhasil mengikuti trend, tapi saat ini Yamaha terlihat kalah satu langkah… saat vixion dohc hadir, CB150r da siap head to head, dan dengan position yang sama, value Honda akan telrihat lebih disini, belum lagi kebiasaan honda yang murah fitur!!… dan lenyaplah satu-satunya backbone Y saat ini!!

      hrusnya saat inilah Yamaha DOHC itu lahir…..

      Like

      • O=O says:

        maaf kang madev, sptnya berlebihan jika dikatakan analisa jenius coz saya masi new bie soal strategy market so sekedar sharing aj & ngangsu kawruh dgn para master suhu dimarih…, nice artikel kang so LANJUTKAN….

        Like

    • SAS says:

      Saya setuju dengan pemikiran @O=O

      Saya rasa Honda akan lebih step by step kemudian baru menggusur NVL dari tahtanya.

      Like

  12. O=O says:

    @wiyanto
    dalam penjelasan kurve mainstream dan best mainstream master @wiyanto

    dalam hal maintream market memang benar adanya bahwa hal itu terbentuk dari market trend saat ini dan dalam hal ini trend lebih mengarah pada Y dengan nvlnya so jika pada akhirnya H melalukan pergeseran kurve market positioning sejajar dengan nvl, kira2 strategy apa yg dilakukan H untuk mengunci positioning market pada pergeseran ini?

    dengan posisi best mainstream produk Y sekarang ini, langkah apa yg dilakukan Y dalam menangkal pergeseran positioning kompetitor?karena dengan adanya best mainstream produk saat ini belum dapat mengamankan positioning produk dibawahnya sehingga terbentuk gap yang lumayan signifikan

    mg master @wiyanto berkenan untuk membahasnya agar diskusi lebih hangat…
    suwun

    Like

      • O=O says:

        @mario devan

        Harapan madev sih Yamaha memilih opsi kedua, dengan begitu Honda akan bungkam setidaknya selama 3 tahun ini, mesin Yamaha menjadi yang paling superior di kelasnya!!, karena menurut penerawangan madev, Honda belum akan mengupgrade mesin CB150

        Jika melihat market sekarang, untuk pilihan opsi mesin utk nvl saya kira opsi NO.1 yg masuk akal dan cenderung lebih besar kemungkinan dilakukan oleh Y, karena disatu sisi market 150cc akan cenderung naik menggeser market bebek yg makin lesu so…

        Jika opsi 1 dilakukan saat ini akan menambah value produk serta isa mengukuhkan secure positioning best mainstream produk it sendiri walau dri sisi purna jual akan sedikit turun dengan kehadirannya tetapi trendnya akan cenderung naik serta kompetitor dipaksa untuk memberikan nilai value lebih untuk menjalankan pergeseran market yg akan dibidik so disinilah keuntungan Y dri kompetitor

        Jika opsi 2 yg diambil maka akan cenderung seperti menciptakan market baru lg dan akan mempengaruhi secure positioning yg telah digenggam seperti yg sudah diulas oleh master @wiyanto dan membutuhkan effort lebih lg untuk penyerapan market seperti halnya H pada NMP yg turun kubikasi sebelum verza rilis

        Jika opsi ke 3 yg diambil maka hasilnya akan tergantung pada pergeseran market yg dilakukan kompetitor, sejauh mana strategy mereka berjalan serta update value ap yg menjadikan special market

        Like

        • mariodevan says:

          Yup bener banget memang akan membuat trend baru, tapi madev rasa ini jalan yang terbaik, dengan catatan mesin DOHC ini bukan untuk menggantikan Vixion, tapi diposisikan sebagai tandem Yamaha vixion, posisi harganya diantara vixion dan R15….
          karena menurut madev market trendnya akan menuju kesana, di India sudah mulai!!

          Hal ini untuk memotong CB150r velg gambot… yang sduah matang head to head…

          jika opsi pertama yang dipilih, ini akan sesuai skenario honda, Yamaha vixion akan head to head langsung dengan CB150, dan seperti yang dibilang Mr wiyanto, tinggal tunggu waktu switch market akan terjadi!!

          Like

          • O=O says:

            Yup bener banget memang akan membuat trend baru, tapi madev rasa ini jalan yang terbaik, dengan catatan mesin DOHC ini bukan untuk menggantikan Vixion, tapi diposisikan sebagai tandem Yamaha vixion, posisi harganya diantara vixion dan R15….

            nah disinilah PR besar Y jika mau membuka market baru, secara NVL & R15 menggunakan basic mesin yg sama jika upgrade kubikasi utk memotong cbsf facelift maka butuh effort jauh lebih besar karena akan terjadi migrasi penyerapan market yg ada sekarang, apa gak disayangkan krn posisi nvl sekarang adalah best mainstream market dan tentunya akan berpengaruh signifikan terhadap positioning market dari R15. hal ini akan berbeda cerita jika Y mampu membaca arah cbsf sebelum facelift

            jika opsi pertama yang dipilih, ini akan sesuai skenario honda, Yamaha vixion akan head to head langsung dengan CB150, dan seperti yang dibilang Mr wiyanto, tinggal tunggu waktu switch market akan terjadi!!

            Memang benar jika opsi pertama yg diambil akan sesuai dengan skenario H, akan tetapi disinilah Y memiliki keuntungan dri kompetitor jika H2H, kenapa?karena dari sisi market positioning value nvl sudah digenggam tinggal menambah value saja sehingga masih ada waktu jika akan mengambil opsi ke 2 ( katakanlah rilis MT15/MT16 ) sebagai tandem nvl sehingga switch market dapat dihindari dan memaksa cbsf facelift berbenturan dengan 2 produk sekaligus seiring trend bergeser

            Like

            • mariodevan says:

              yess… benar sekali paling ideal memang seperti itu…

              gantikan vixion dengan mesin DOHC, lalu tambahkan MT-150 upgrad cc, body MT menjadi tandem….

              saya membatasi imajinasi saya sendiri, karena khayalan itu terlalu indah untuk jadi nyata… hehehehe

              thanks, ini bisa jadi bahan artikel selanjutnya, ijin comot komentarnya bro hihihihi

              Like

    • @O=O
      Pertama, saya perlu sedikit tekankan bahwa pergeseran kurve mainstream bukan semata mata dipengaruhi H atau Y semata atau pelaku di lingkup bisnis yang sama tersebut. Seringkali trend ini bisa terjadi karena dipicu oleh revolusi dan evolusi ekonomi social masyarakat, bahkan bisa juga terjadi akibat dari inovasi pada industri lain yang berpengaruh cukup besar pada pola kehidupan manusia, sampai mencapai titik kulmulasi tertentu yang melahirkan hidden need maupun hidden passion yang sebelumnya terpendam di suatu market tertentu, kemudian muncul kepermukaan sebagai trend setter, meluas sebagai trend yang hype, dan matang menjadi mass mainstream. Dst dst….

      Menjawab pertanyaan soal H…
      H bisa menguncikan dan fitting CB150 pada posisi next best mainstream yang nampaknya mulai bergerak ke kanan. Agar secure secara positioning pada lokasi best mainstream yang baru nanti, H harus membuat Value Proposition yang tepat untuk CS di best mainstream ini. Biasanya H pintar melakukan ini. (Value Proposition jangan dipahami sebagai Positioning, ini 2 hal yang sangat berbeda). Value Proposition yang tepat, sangat pula memiliki pemahaman yg berbeda dengan Value terbaik. So H harus buat Value Proposition yang terbaik untuk memperoleh competitive advantage terbaik, bukannya bikin produk dengan value terbaik.

      Untuk Y…
      Y memiliki keunggulan Future Oportunities Value dari posisi yg diraihnya saat ini dgn NVL. Artinya sebagai market leader memiliki kuasa dan pesona untuk menuntun presepsi sekaligus mengarahkan terbentuknya customer precieved value yg akan datang. Yg tentunya akan sedikit banyak dapat menggeser arah perpindahan market mainstream trend.
      1Arahkan saja ke arah yang paling sesuai dgn corporate DNA Y dan bertentangan dgn corporate DNA H. Arahkan ke arah keunggulan Y yang sulit diraih kompetitornya.
      Harusnya dengan apa yg saat ini dimiliki NVL, Y bisa menangkal dgn mudah isue DOHC yg gencar dilakukan kompetitor. Hanya saja nampaknya Y lupa akan salah satu keunggulan sekaligus kelemahan utama kompetitor di segment Sport. Hal ini karena tidak sinerginya konsep product R series itu sendiri….ups.
      2Rusak product secure position yang saat ini diraih kompetitor. Buat market melihat dengan “pengelihatan mata yang baru” dalam arti fitting positioning kompetitor tetap sama, akan tetapi market memandang secara baru sehingga image terjadi berbeda jauh dgn sebelumnya. Membalik mata market ini dapat dilakukan dengan penerapan “standart” baru pada salah satu lini produk Sport Y baru yang berfungsi sebagai interceptor beberapa produk H yang ada disekeliling kurva best mainstream yg berfungsi mengamankan posisi Next CB150. Berfungsi sebagai blocking sekaligus mengacaukan posisi H2H yg ada di presepsi publik saat ini.

      3….dst… etisnya tidak diungkap lebih lanjut. Mohon maaf.

      Saya kurang nyaman membedah corporate inside. So komentar ini hanya menjawab dari kajian strategic marketing view. Mohon dipahami dan terima kasih.

      Note: saya juga masih belajar, jangan disebut master.

      Like

  13. Pingback: Analisis segment matic Yamaha yang keok dengan Honda, kok segment Sport masih berjaya??!! | mario devan Blog's

  14. wisnu3ds says:

    perlu baca berulang2 nih…ini kayanya persepsi view untuk jangka panjang yah…hahahaha maap sotoy,,,,

    Like

  15. Gaz says:

    Mau nanya kalo Y bisa memblokir NMP dan verza apakah strategi seperti ini bisa mengamankan Y sebagai leader sport?Kalau saya lihat setiap produk yang dikeluarkan Y skrg akan bisa dengan mudah dibuat h2h sama H juga, apakah dengan begini H bisa mengambil posisi leader sport? mau nanya lagi, ini penasaran banget napa H sampai keluarkan Verza dan tidak upgrade NMP ya? yang secara logika bisa dikatakan sport low end. apa karena konsumen indo yang notaben pny penghasilan rendah membuat H melakukan hal itu?

    Like

    • SAS says:

      Yamaha gag bakalan survive jika hanya mengandalkan blocking pada NMP dan Versa. Komponen utama peperangan di best mainstream adalah aset utama kemenangan seperti yg dijelaskan mr.Wiyanto di atas. So menurut saya Yamaha harus piawai blocking sekaligus keep positioning di best mainstream position.

      Like

    • SAS says:

      Honda menurut saya bisa dan mudah aja bikin product yang H2H dengan yamaha, tapi buat apa h2h kalau dipasar yang tidak menguntungkan. Honda lebih memilih masuk di posisi posisi market yang lebih krusial di maping price positioning product di bagan atas artikel ini.

      Hal itu juga menjelaskan kenapa Honda harus masuk dengan Versa juga di pasar fungsional yang cenderung economical price mind set. Nah jadi jelas khan.

      Nunggu diskusi teman teman yg lain. Ayuk.

      Like

    • mariodevan says:

      NMP dan verza memiliki karakter yang tidak bisaa disamakan dengan sport Yamaha, HOnda dari dulu sudah terkenal dengan sport than banting dan murah, mulai dari jaman Honda Win, Dan GL series… karena itu untuuk memblokir NMP dan Verza Yamaha justru harus membuat produk yang gak sesuai dengan DNA-nya, mungkin lebih baik seperti yang Mr. WIyanto jabarkan, Yamaha membuat market melihat pasar sport dari kacamata yang berbeda…

      bagaimana caranya?? ini yang jadi PR Yamaha hehehe

      Like

      • O=O says:

        Bener banget kang devan, intinya sebuah produk dirilis tetep akan mengusung filosofi, DNA market dan target yg akan dibidik sesuai dengan trend market yg baru berkembang dan akan berkembang so untuk mengubah strategy it sendiri jg tidaklah mudah karena harus menanamkan mindset konsumen hingga benar2 mendalam barulah produk tersebut dapat exist dipasaran
        berkaca dari rilisnya verza pada H it merupakan kecerdikan H dalam membaca market & strategy yg dijalankan Y saat ini serta memaksa Y untuk mengikuti market yg diciptakan H pada segmen ini so jika Y terpancing dengan strategy yg dijalankan H maka H akan lebih leluasa dalam bermanuver dan menyeret Y untuk menjalankan strategy mulai dari 0 lagi
        Dalam uraian Mr. wiyanto telah dijabarkan bahwa ada sesuatu thd tidak sinerginya konsep product Y itu sendiri dalam memasuki pasar so akan lebih baik jika Y membuat plan strategy penerapan “standart” baru pada salah satu lini produk Sport Y mulai dari yang berfungsi sebagai interceptor beberapa produk H dan merusak product secure position yang saat ini diraih kompetitor

        Like

  16. Pingback: Membedah Strategic Marketing view Market Motorsport Yamaha dan Honda by Mr. Wiyanto sudjono | mario devan Blog's

  17. animo says:

    Analisa yang Super Keren, gag kebayang sebwlumnya.

    Like

  18. animo says:

    @mario
    Bisa dijelaskan hubungan analisa ini dengan vixion DOHC yang rumornya akan keluar? Hubungannya dengan r15 kalau vixion DOHC gimana kang?

    Like

  19. mr J says:

    Analisa mr. wiyanto jempolan. Ijin menyimak.

    Like

  20. cupcake says:

    ini komentatornya kaya lagi merapal aji jurus catur
    kalau strategi begini maka konsekuensi begitu,.
    variable mengenai pasar di RI yg sedemikian unik nya udah dimasukin belum?
    haha

    Like

    • mariodevan says:

      maaf bro, dari judulny saja ini strategi product mapping, jadi wajar kami tidak bicara mengenai variabel lain..
      soal culture company, dan bad habit dealer kami sangat paham tentunya….

      saya berikan sedikit analogi ibaratnya kita ingin memperbaiki suatu rumah yang bocor, kita tentu akan mulai dari mengganti, menutup dan memperbaiki sumber kebocoran, baru setelah selesai kita mengganti hal-hal yang rusak akibat kebocoran, misal kayu yang lapuk, plafon yang rusak dll. setelah itu kita bersihkan dan cat agar tampak bagus…

      memang hal-hal seperti ini susah dipahami konsumen awam, tapi bisa dipelajari, dasar-dasar strategic marketing banyak tinggal di google saja!ada yang dituli oleh orang bule, dan banyak juga yang ditulis orang indo disesuaikan dengan pasar RI

      lagipula seunik apa sih RI?
      demam batu akik… batu akik… semua….
      ketipu money game, ketipu money game… smua…
      konsumen itu gak serumit yang dikira, kalo bro pernah jadi sales pasti cukup mengerti, konsumen RI malahan sangat simple!!

      Like

Coment gratis :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s