Mesin Diesel, kalo kita mendengar kata soal mesin deasel hal pertama yang ada dipikiran pasti, Mesin yang berisik, Asap hitam, kotor, akselerasi yang loyo tapi itu dulu sob, sebenarnya pada mesin Diesel modern, hal-hal itu sudah lama sekali berlalu, mesin-mesin diesel modern saat ini telah dilengkapi teknologi yang sangat maju untuk menghilangkan masalah tersebut sebagai contoh teknologi Common Rail, turbocharged, yang dipadu dengan direct injection, gabungan tersebut membuat performa diesel ini bakalan mampu diadu dengan mesin bensin pada cc yang sama.

Selain itu sebenarnya mesin Diesel adalah jawaban yang masuk akal saat ini untuk penghematan BBM, daripada memaksakan memakai mesin Hybrid, yang harganya kurang ajar mahalnya wekekekeke, apalagi menunggu Mobil listrik yang tidak kunjung berkembang, karena berbagai kepentingan politik, lebih masuk akal untuk mulai memalingkan pilihan kendaraan kepada Mesin Diesel daripada Bensin yang boros bahan bakar, bayangkan dengan CC yang sama, dan jenis kendaraan yang sama mesin diesel mampu melakukan penghematan dari 20-40%.
Sebagai Contoh dari test yang dilakukan oleh majalah Autobild Indonesia, dengan jenis yang sama yaitu Hyundai H-1, bermesin Diesel dan Bensin, dengan kapasitas diesel yang 100 cc lebih besar dari mesin bensin 2400cc, Konsumsi BBM berbeda sangat jauh, untuk rute dalam kota yang stop and go, versi diesel mampu mencatat angka 9,2 km/ liter, bandingkan dengan bensin yang hanya 6,6 km/ liter. untuk akselerasinya juga 0-100 km/jam, mesin diesel mampu unggul sampai 4,3 detik dari mesin bensin yang mencatat angka 16,7 detik.
Karena Hematnya ini maka kecenderungan penggunaan mesin diesel sekarang semakin meningkat, menurut survei pada tahun 1990 penggunaan mesin diesel pada kendaraan di seluruh dunia hanya mencapai 14% dan pada 2012 meningkat menjadi 55%, bahkan diluar negeri seperti negara-negara eropa, mesin diesel menjadi pilihan utama, berbeda dengan di Indonesia yang lebih menyukai mesin Bensin.
Ibaratnya tiada gading yang tak retak, mesin diesel juga masih memiliki tingkat pemeliharaan yang hight cost, misal jenis Aki yang kapasitasnya lebih besar untuk mesin diesel, tentu untuk penggantian lebih mahal, lalu jenis sparepart untuk mesin yang cenderung lebih tinggi, karena mesin diesel material part-nya lebih unggul dan kuat dari mesin bensin, lalu harga jual yang lebih tinggi berhubungan lagi dengan material di mesin, sampai pajak mobil diesel yang lebih tinggi dari mobil bensin biasanya.
cara kerja mesin diesel
Pada dasarnya prinsip kerja mesin diesel adalah merubah energi kimia menjadi energi mekanis. Energi kimia di dapatkan melalui proses pembakaran dari bahan bakar (solar) dan oksidiser (udara) di dalam silinder (ruang bakar). Pada mesin diesel, terdapat ruangan yang dirancang khusus agar di ruangan itu dapat terjadi peningkatan suhu hingga mencapai titik nyala yang sanggup membakar bahan bakar. Ruangan ini “dimampatkan” sehingga memiliki tekanan dan suhu yang cukup tinggi.
Oke friends monggo komentarnya
- Gojek, Grab, dan Gugurnya Karya Anak Bangsa
- Life In Jakarta, berkunjung ke Toko Buku terbesar di indo dan cafe cozzy di Matraman
- GridOto Award 2024: Yamaha Dominasi Penghargaan dengan Pencapaian Spektakuler
- Yamaha NMAX “TURBO” TechMAX: Bukti Skutik Premium Terbaik di Kelasnya
- Harmoni Klasik dan Modern: Yamaha XSR 155
- Kado Akhir Tahun Istimewa, Yamaha Serahkan NMAX “TURBO” untuk Pemenang Yamaha Day Competition di Bandung
- Yamaha STSJ Gelar Synergy Ride 2024, Perkuat Kolaborasi dengan Komunitas Motor
- Yamaha STSJ: 50 Tahun Berbagi, Menginspirasi Negeri
- Menpora Dito Ariotedjo dan Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo Apresiasi Aldi Satya Mahendra sebagai Juara Dunia Bersama Yamaha Indonesia
- Aldi Satya Mahendra Naik Kelas, Siap Bertempur di World Supersport 2025 Bersama Yamaha
- Promo Akhir Bulan Yamaha STSJ: Diskon Besar, Hadiah Eksklusif, dan Motor Impian Jadi Lebih Dekat
- Fazzio Hybrid Ajak Gen Z Tampil Lebih Skena dan Auto Worth It di Fazzio Day!
- Semakin Di Depan: XMAX Connected Terbaru Hadir dengan Sentuhan Sporty dan Warna Elegan
- Yamaha Meluncurkan Varian dan Warna Terbaru Fazzio Hybrid Series, Skutik Favorit Gen Z yang Auto Worth It
- Journalist Max Community (JMC) Touring Lagi & Meriahkan Gelaran MAXi Yamaha Day Bandung 2024
- Apresiasi Para Pengguna MAXi, Yamaha Ajak Konsumen Touring Spesial ke Karimunjawa
- Upgrade Motormu dengan Paket Hemat Yamaha, Dijamin Nggak Nyesel!
- Kolaborasi Unik: Yamaha dan Peau Jeune Hadirkan Paket Lengkap untuk Gaya Hidup Modern
- NMAX Tour Boemi Nusantara: Jelajahi Wisata Sejarah Kota Bengkulu Hingga Wisata Kuliner di Kota Tertua di Indonesia
- MERDEKA Bareng Yamaha: Raih GEAR 125 dan Nikmati Kebebasanmu!

potensi diesel… kenapa nggak digalakkan mobil diesel aja ya kalo memang bisa mengkonsumsi lebih irit?
LikeLike
Makanya itu…..lbh masuk akal… eropa sudah mulai….
LikeLike
pake **nther, pinter, wakakakak
Monggo silahkan isi buku tamu di MMBlog, baru diupdate nih!
http://monkeymotoblog.com/about/
LikeLike
sip, nyimak saja…hihihi
wah wak, tapi kog bentuk ujungnya ga menajam kek kakaknya ya??
nebengs
————————————————————————–
Ternyata pedrosa juga penggemar motor 2 tak lowh
http://lovemotobike.com/2014/04/22/pedrosa-motor-2-tak-akan-jadikan-kamu-pembalap-yang-lebih-baik/
LikeLike
eh komen kopasan dari tmc masih nyangkut, wkwkwk,,,nek boleh mending dieditin aja mas 😆
LikeLike
waduh pantesan gak nyambung wekekeke
LikeLike
inova diesel jossssssssssssssssssssssssssssssssssssss
LikeLike
joss. donk hihihi
LikeLike
nunggu ertiga diesel klo gitu 😀
LikeLike
Akhirnya aku juga membeli mobil diesel masbro..lha tetangga hampir semua pake mobil diesel, ada pajero, everest, fortuner, rata2 diesel semua.
LikeLike
Sip….. mantap
LikeLike
Nice info
http://cahyadip.wordpress.com/2014/04/22/opini-apakah-blogger-roda-dua-itu/
LikeLike
thanks sob
LikeLike