Melihat data distribusi motor sport, hal yang madev takutkan sepertinya mulai terjadi, Sport Honda secara menyakinkan mulai menggerogoti share Yamaha, terlihat Yamaha Vixion yang terus menurun distribusinya dari 40 ribu/bulan tahun lalu, kini dibulan april kemarin sisa 13 ribu-an, Dealer sudah tidak mampu lagi menanggung penumpukan Stok, pemotongan produksi menjadi cara terbijak agar dealer mampu terus bernafas.
kalo dilihat dari tahun 2012 Honda terus improve kenaikan dari hanya 15% sekarang sudah mencapai 30% share sport, sedangkan Yamaha anteng diangka 45% tidak bergerak!!
Yang menarik adalah di segment sport fairing, dimana Yamaha R15 bertarung dengan CBR 150 lokal, R15 hanya mampu terdistribusi 2000an unit, sedangkan CBR bisa menembus 6000 unit (sumber warungasep)
R15 yang awalnya diharapkan bisa menjadi tandem yang baik bagi Yamaha Vixion, dan mampu melejitkan penjualan sport Yamaha, sepertinya kurang bertaji! sebenarnya apa yang terjadi dengan Yamaha R15??
Menurut madev tidak lain adalah karena CBR 150 yang dilokalkan! CBR 150 sukses menjadi stoping power R15, Sport Yamaha fairing ini hadir sangat terlambat, sehingga waktu brojol langsung dalam beberapa bulan CBR 150 dilokalkan dan dijual dengan harga lebih murah sedikit dari R15! padahal secara desain harusny Yamaha R15 bisa berbicara banyak, desain seperti R6, dan jangan lupa swing arm banana alumunian, menjadi daya tarik yang tidak bisa ditawar, motor 250cc yang lainnya pun harus-nya malu terhadap R15.
Tapi ada satu yang membuat R15 ini letoy dihadapan CBR150, apa itu??
Yup mesin DOHC, di segment fairing speed mesin akan menjadi isu utama, penggunaan Mesin DOHC pada sport Fairing menjadi isu yang sangat penting, seakan menjawab kebutuhan biker sport fairing akan RPM tinggi, apalagi mesin DOHC sangat mudah di tune untuk keperluan balap! ditambah campaign HOnda yang masive di mesin DOHC-nya sangat tepat, saat R15 baru muncul dan mencari pasar, CBR tinggal mengisi pasar yang ada. Continue reading





